Hamster Strokes hamster biasanya akan
miring ke satu arah dan hamster berlarian berputar-putar. Stroke
biasanya menyerang pada malam hari. Hamster yang terserang stroke
mempunyai tingkat harapan hidup yang rendah, walaupun mereka mampu
bertahan hidup, mereka akan mengalami ”head tilt” / miring kepala secara
permanen. Namun ”head tilt” ini biasanya terjadi karena adanya infeksi di bagian
dalam telinga atau bisa juga terjadi karena infeksi saluran pernapasan.
Hamster akan mencoba memiringkan kepalanya ketika berusaha untuk
berjalan. Infeksi bakteri ini dapat disembuhkan dengan resep obat dari
dokter hewan. Hal lain yang memungkinkan terjadi adalah adanya tumor
otak pada hamster. Gejalanya stroke lainnya adalah biasanya hamster akan
bersikap normal namun kemudian hamster seperti kejang-kejang dengan bersikap diam saja tidak bergeming ketika dikagetkan.
Stroke dapat disembuhkan dengan porsi makanan dan minuman yang
berimbang dan harus selalu dipantau selama 2 minggu berturut.
Hamster Diarrhoea merupakan hasil dari pemberian makanan yang tidak
benar dan terkadang kombinasi yang salah pada makanan basah dan kering.
makanan yang busuk atau minuman yang kotor juga pemberian makan
sayur-sayuran yang berlebihan juga menjadi penyebab. gejala Hamster
Diarrhoea terlihat dari kotorannya (feces) yang berwarna hijau, encer,
dan dalam jumlah yang banyak. jika hamster anda menderita diare, segera singkirkan semua makanan basah
yang ada dan beri makan roti kering dan nasi matang. pemberian minuman
teh chamomile juga disarankan. kemudian bersihkan kandang dari kotoran
hamster 2 kali sehari. setelah hamster lebih baik, segera disinfek
kandang hamsternya.
Hamster Wet Tail merupakan infeksi bakteri dan dapat menyebabkan diare
akut. stress dan ketidakseimbangan porsi makanan menjadi penyebab utama
Hamster Wet Tail. salah satu contoh stress adalah pengaruh ketika
hamster dibawa dari toko hewan menuju rumah (perjalanan panjang). gejala
Hamster Wet Tail area anus hamster menjadi lengket dan basah. hamster
yang sakit akan bergerak sedikit sekali dan sama sekali tidak mau makancairan isotonik dapat diberikan secara oral kepada hamster dan dokter
hewan dapat meresepkan antibiotik untuk hamster. Metronidazole POM biasa
digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan dengan takaran sesuai
anjuran dokter hewan. Suapi hamster anda segera dengan makanan yang
telah dihaluskan. triknya mungkin bisa dengan menambahkan madu untuk
menambah nafsu makannya. kandang hamster yang sakit sebaiknya segera
dibersihkan dengan disinfektan / secara menyeluruh.
Hamster constipation mengindikasikan adanya penyumbatan pada saluran
pencernaan (sembelit). Ini merupakan akibat dari perilaku hamster yang
mengunyah bedding yang kotor atau hamster kurang minum (dehidrasi).
Hamster akan menunjukkan tanda-tanda sakit perut dan berhenti makan.
Coba tambahkan buah dan sayur seperti kubis atau daun dandelion dalam
porsi makanan hamster atau beri satu tetes minyak sayur setiap hari.
Ulangi 2 hari sekali. Pastikan hamster mendapat air minum yang bersih.
Hamster's Rectal Prolapse / Hamster's Prolapsed Rectum Untuk yang ini sudah pasti kawan-kawan tahu, ini disebut juga dengan
Hernia pada manusia. Gejala turunnya posisi pencernaan hingga terlihat
keluar / menjuntai pada anus hamster. Jika terjadi hal ini, sebaiknya
hamster dibawa ke dokter hewan untuk dioperasi.
Hamster Diabetes Diabetes biasa terjadi pada hamster jenis Campble dan sifatnya menurun.
Gejalanya: hamster minum secara berlebihan, rontoknya bulu pada area
perut dan tangan, pipis berlebihan, waktu tidur yang lebih lama, hamster
melakukan olahraga secara berlebihan, hamster kekurangan / kelebihan
berat badan secara drastis dan badan hamster gemetar. Beri diet yang sesuai dengan menyediakan sayur segar seperti wortel,
lobak turnip, brokoli, kembang kol dan sedikit telur rebus. Makanan pak
yang mengandung fruktosa sebaiknya dihindari.
Hamster Skin Mites termasuk parasit yang berbahaya bagi hamster. Kutu ini
berupa laba-laba kecil yang bersarang di kulit hamster sehingga seakan
tidak terlihat sama sekali. Jika kutu kulit ini menyerang salah satu
hamster, maka dengan cepat akan menular pada hamster lainnya dalam
kandang yang sama. Kutu kulit ini juga dapat tertular dari binatang
lainnya seperti anjing atau kucing. Gejala bulu rontok pada hamster
biasanya terjadi karena aksi menggaruk yang berlebihan. Hamster bisa mengatasi kutu ini dibantu dengan spray anti kutu untuk
hamster. Segera disinfek kandang hamster dan semprot dengan anti kutu.
Jangan menyemprot secara langsung pada hamster, lakukan dengan
menggunakan sikat gigi yang kemudian disapukan ke bulu hamster kemudian
gunakan tisu kering untuk mengelap bulu hamster. Ikuti petunjuk pada
spray anti-kutu.
Hamster Ear Mites / Hamster Ear Mange dikenal juga sebagai Notoedres.
Kutu ini hidup/berkembangbiak disekitar telinga hamster dan bisa
menjangkit wilayah muka dan kaki hamster. Hamster Ear Mites ini
berkembangbiak dengan cepat pada area yang terinfeksi dan hamster pun
mulai merasa terganggu dengan kehadiran kutu ini dan akan menggaruk
secara membabi buta. Kulit hamster menjadi rusak, hitam dan menjadi
fatal jika terus dibiarkan karena hamster bisa mati mendadak karena aksi
menggaruk yang brutal hingga tak sadar mencabik diri sendiri. Pengobatan dilakukan oleh Vet dengan menyuntik cairan Ivermectin atau
memberikan Ivermectin secara oral. Krim / salep juga perlu dioleskan
untuk mengurangi rasa gatal dan bakteri yang ada. Kandang hamster perlu
dibersihkan lebih sering (3-5 kali seminggu) untuk mencegah supaya
Hamster Ear Mites tidak menjangkit hamster lagi. Untuk Hamster Ear Mange (kudis) aplikasi (dioleskan) secara berhati2
dengan menggunakan olive oil. Minyak lavender, rosemary, tea tree dan
bawang putih juga bisa digunakan.
Hamster Cancers / Tumours tubuh hamster timbul benjolan-benjolan yang tidak biasa
yang semakin besar dari waktu ke waktu. penanganan dini oleh Vet dapat
membantu pencegahan penyebaran sel tumor/kanker. Resiko tumor/kanker
muncul ketika hamster beranjak tua. Beberapa tumor/kanker bisa diobati, walaupun tumor/kanker telah
dioperasi masih bisa tumbuh lagi. Operasi yang dilakukan Vet juga
terkadang beresiko karena kecilnya ukuran tumor/kanker juga penggunaan
antibiotik yang tidak tepat dapat membahayakan hamster. Sayangnya,
tumor/kanker juga bisa ditimbulkan karena perkimpoian satu garis
keturunan (incest) misalnya: antar anakan, induk dengan anak. Hamster yang menderita tumor/kanker dapat hidup biasa layaknya hamster
normal, yang perlu diperhatikan adalah untuk menyingkirkan segala benda
tajam dalam kandang hamster yang dapat mengoyak tumor/kanker. Jika
tumor/kanker terkoyak, oleskan minyak lavender/minyak sayur. pengobatan
ini perlu dilakukan untuk mencegah supaya hamster tidak menjilat cairan
tumor/kanker dan mencegah supaya tidak terjadi pendarahan.
Hamster's Cysts rongga yang berisi cairan. Terkadang juga berisi
udara / materi semi-padat. pada foto diatas, terlihat hamster dengan
cysts didaerah mulut. Hamster's Cysts dapat membesar dan membuat hamster
kesulitan makan. Hamster's Cysts dapat diobati oleh Vet dengan menguras isi rongga,
walaupun ada kemungkinan Hamster's Cysts dapat muncul kembali. Jika
Hamster's Cysts terkoyak, obati dengan cara yang sama seperti pengobatan
pada tumor/kanker yang terkoyak, yaitu dengan mengoleskan minyak
lavender/minyak sayur.
Penyakit Mata - Glaukoma, Katarak Beberapa hamster akan develop katarak di masa tuanya. Sering kali kondisi ini ditandai lingkaran kebiruan di tengah matanya. perlu diingat bahwa penglihatan hamster sangat buruk, mereka hanya dapat melihat jarak dekat. Hamster bermata merah juga terkenal mudah terjangkit katarak, beberapa hamster pada masa tuanya akan develop katarak.
Hamster Bladder Stones adalah adanya
setitik kecil darah pada urine-nya. hamster akan merasakan sakit yang
luar biasa pada saat kencing dan hamster terlihat lemas. memberi makan
daun dandelion dapat membantu produksi urin dan memaksa batu ginjal
keluar dengan sendirinya. cara lain adalah dengan menambahkan sedikit
garam pada minuman atau makanan.